Hey sobb kembali di blog saya disini saya akan merekomendasikan objek wisana keren, serta berdaya magis, yakni Relief Yeh Pulu. Relief Yeh Pulu yang merupakan objek wisata sejarah berupa pahatan-pahatan kuno pada dinding bukit cadas. Relief ini memiliki panjang lebih kurang 25 meter dengan ketinggian sekitar 2 meter dan diperkirakan dibangun pada abad ke-14 atau ke-15. Pertama kali ditemukan oleh seorang punggawa Kerajaan Ubud pada tahun 1925.
Asal-usul Nama

Nama Yeh Pulu berasal dari dua kosakata yakni “Yeh” yang memiliki makna air dan “Pulu” yang bermakna gentong. Namun demikian, jika diamati antara nama Yeh Pulu dengan pahatan reliefnya sungguh tak ada kaitannya karena pahatan yang tercetak tersebut tidak sama sekali berbentuk gentong ataupun semacamnya. Diteliti lebih jauh lagi, nama Yeh Pulu diambil dari gentong yang berdiri tepat di tengah sumber air yang disucikan yang berada di sebelah barat relief.

Relief Yeh Pulu paling tidak memiliki lima fragmen dengan kandungan cerita yang berbeda-beda. Namun relief-relief tersebut memiliki garis besar yakni bercerita tentang Krishna sebagai inkarnasi Bhatara Wisnu. Adapun penelitian mengenai situs ini sampai kinipun masih belum dihentikan. Hal demikian menandakan bahwa di lokasi ini masih banyak hal-hal yang belum tergali.

Pahatan-pahatan lain selain yang tampak di dinding tebing, yakni di ceruk-ceruk Raja Bendahulu sebelum gugur dalam pertempuran dengan Kerajaan Majapahir yang terjadi pada tahun 1343 M. Yeh Pulu ialah salah satu monumen kuno di Bali dengan didalamnya banyak terdapat pengetahuan seni yang masih terawat hingga saat ini. Yeh Pulu juga banyak menyimpan beragam dimensi didalamnya.

Untuk melihat Relief Yeh Pulu ini, pengunjung harus melalui jalan kecil atau setapak yang panjang namun sangat terpelihara kebersihannya sehingga terkesan terawat dan apik, dimana kebersihan objek wisata ini juga menjadi tanggung jawab Krama Subak. Dengan hamparan sawah yang luas maka dapatlah kita simpulkan bahwa sebagian besar mata pencaharian penduduk sekitar adalah bertani, namun demikian banyak juga yang menjadi pedagang dan karyawan.
Lokasi
Deket nih
BalasHapusWow
BalasHapusBagus
BalasHapusKeren kali
BalasHapusBagus bli
BalasHapus