TIBUMANA WATERFALL
HEY SOBB kembali di blog saya , disini saya akan merekomendasikan objek wisata yang indah dan menawan yaitu "TIBUMANA WATERFALL" yang terletak di desa apuan Bangli
Pulau Bali
sudah menjadi salah satu pulau idola bagi para wisatawan, baik lokal
maupun internasional. Bagaimana tidak, pulau Bali terkenal karena
keindahan-keindahan wisata alam yang dimilikinya, mulai dari pantai,
hingga ke air terjun yang mampu menyihir para wisatawan. Bali kini memiliki destinasi wisata baru berupa air terjun yang belum banyak terekspos yang bisa dijadikan alternatif saat berlibur. Air Terjun Tibumana atau disebut juga Tibumana Waterfall, itulah namanya. Sebuah objek wisata yang bertempat di Banjar Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan, Kecamatan Susut, Bangli, Bali. Untuk suasananya masih sangat asri, alamnya pun masih sejuk dan hijau.
Objek
wisata ini mempunyai keunikan yang sangat berbeda dari air terjun
lainnya. Orang-orang juga menyebutnya air terjun kembar. Itu karena ada
dua air terjun yang mengalir secara berdampingan. Jika dilihat aliran
airnya memang mirip, jadi pantas saja air terjun ini disebut air terjun
kembar. Tetapi kadang-kadang salah satu air terjunnya berhenti mengalir.
Kadang juga yang satunya deras, sedangkan satunya lagi tidak begitu
deras. Debit air terjun ini tidak menentu, dan akan lebih deras lagi
saat musim hujan.
Di sekitar Air Terjun Tibumana
Anda bisa melihat banyak pepohonan hijau yang tumbuh subur dan menempel
pada dinding-dinding tebing. Dan di belakang air terjun juga terdapat
goa. Goa yang berada di belakang air terjun itu dipercaya warga sebagai
jalan pintas menuju Pura Goa Raja Besakih. Namun itu semua hanyalah
sebatas keyakinan. Tidak ada satupun warga yang berani memasuki goa
tersebut. Goanya sangat gelap dan sempit, warna air terlihat biru tua,
itu menandakan bahwa lubang di bawah air terjun sangat dalam. Karena
itu, Anda tidak diperbolehkan untuk mandi sembarangan di sini. Selain
itu tempat ini juga dipercaya sebagai tempat pesiraman niskala. Demi
menghormati kepercayaan itu, kini pengunjung tidak diperkenankan mandi
lagi.
Untuk bisa sampai ke
sini, para pengunjung harus melewati puluhan anak tangga. Jalan yang
sedikit terjal sementara ini dibuatkan tangga dari kayu. Memang
membutuhkan perjuangan yang ekstra, namun kelelahan itu akan terbayar
saat pengunjung tiba di lokasi. Setiba dilokasi, kalian akan disambut
dengan dua air terjun kembar setinggi 20 meter. Airnya sangat deras
mengguyur. Ada banyak sekali anak muda maupun keluarga yang asik
mengabadikan foto mereka di dekat Air Terjun Tibumana.
Air Terjun Tibumana
ini dulunya adalah objek wisata yang terisolasi. Tidak ada warga yang
dapat mengakses tempat ini. jika ada yang ingin melihat, warga hanya
bisa menyaksikan dari atas tempat di mana air mengalir sebelum terjun.
Namun sekarang warga setempat sadar jika air terjun ini memiliki potensi
wisata yang besar. Mereka lalu berinisiatif membuka akses jalan untuk
mempermudah mencapai lokasi. Semua warga bergotong royong demi bisa
menjadikan air terjun ini menjadi objek wisata yang dapat dinikmati oleh
banyak orang. Namun yang menjadi permasalahan klasik objek wisata
adalah sampah. Hal ini tentu saja menjadi tanggung jawab bersama,
pengunjung diminta untuk memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan
objek wisata, serta dapat mendukung kelestarian lingkungan.
Tebing-tebing yang
diselimuti lumut hijau, air terjun berwarna jernih serta tibu (palung
sungai yang dalam) berwarna biru menjadi perpaduan yang menarik. Ini
bisa dijadikan spot yang menarik untuk foto. Selain itu juga ada tempat
duduk yang bisa Anda gunakan untuk beristirahat di sekitar air terjun.
Namun di balik keindahan ini, pengunjung juga harus tetap berhati-hati.
Di sisi kiri, terlihat tumpukan tanah bekas longsor. Peringatan pun
akhirnya dipajang agar membuat pengunjung tetap berhati-hati.
Wih keren
BalasHapusAmazing
BalasHapusKeren
BalasHapusMantap
BalasHapusUnhh
BalasHapusNice min
BalasHapusMntap
BalasHapusMantap
BalasHapusGood bli
BalasHapus